Senin, 08 September 2014

Welcome to the academic year 2014/2015



Welcome to the academic year 2014/2015
 
Setahun sudah aku berada di kampus orange ini. Dan setahun sudah aku mengenalmu. Kembali belajar di kampus ini setelah beberapa bulan liburan membuat rasa gemuruh tersendiri. seakan aku merasa disini akulah yang mahasiswa baru.
Dan mungkin inilah awal aku mulai harus melepasmu. Aku berjalan di anjungan dengan memperhatikanmu bersama gadis gadis itu. MABA masih terkesan imut dan lugu. Setidaknya aku melihat kau membalas pandanganku dengan seutas senyum mengembang dibibirmu dan akupun ikut tersenyum. Namun keadaan itu berlalu saat langkahku mulai menjauh.
Semoga ini menjadi aku yang baru, aku berharap begitu. Salah satunya dengan mencoba tidak lagi satu kelas denganmu dan memilih bersama anak-anak lain yang belum begitu aku kenal dengan harapan tidak sering melihatmu maka akan cepat melupakanmu.
Setelah rasa sakit itu aku sangat sadar bahwa kita hanya akan menjadi aku dan kamu.

Rabu, 03 September 2014

di 3 September

sendiri itu lebih baik. benar benar lebih baik daripada aku berdua namun aku tak terlihat karna sosok lain yang menghalangi.
aku tak butuh kata "maaf", bahkan aku ingin mengucapkan kata "terimakasih".
berkatmu aku kembali tersadar bahwa tujuanku bukan untuk itu.
aku hanya berniat untuk menjadikanya sebuah motivasi tersendiri
namun yang ada ternyata itu bukan motivasi.
itu adalah salah satu jebakan
terimakasih .
dan inilah september . awal dari segalanya :)

Minggu, 24 Agustus 2014

"Setidaknya"

kalian tau, kalimat apa yang ada dipikiranku yang diawali dengan kata"setidaknya"

"setidaknya aku pernah benar-benar melihatmu dan menjabat tanganmu"
"setidaknya aku pernah berusaha jatuh bangun untuk mengenalmu"
"setidaknya aku sudah benar-benar berhasil mendekatimu dan menyadarkanmu bahwa aku ada"
"setidaknya kamu mampu menjadi yang terbaik yang menggantikan luluh lantahnya harapanku"
"setidaknya kita sudah benar-benar merasa dekat"
"setidaknya dia memberi kesempatan pada kita untuk saling mengenal dan merasakan kasih sayang"
"setidaknya dia tak pernah mengacaukan hubungan kita secara terang terangan"
"setidaknya dia tak pernah mencoba mengambilmu dari sisiku"
dan
"setidaknya aku tak pernah tau jika sebenarnya kau sedikit demi sedikit mulai diambil olehnya"
sehingga
"setidaknya aku tak merasakan luka yang teramat sangat saat dia yang kusebut teman dekatku mulai mengambil satu persatu orang yang kini disampingku"